Saat peresmian penambangan emas Freeport, Papua. Seorang pejabat tinggi Negara dari Jakarta mendapat undangan meresmikan dan memberi sambutan.
Setelah acara sambutan selesai, pejabat tinggi negara tersebut diajak berkeliling melihat proses penambangan dari bijih emas sampai dengan pengolahannya. Dari bahan mentah sampai barang jadi berupa perhiasan emas yang berkilauan.

Saat mendampingi pejabat tinggi negara ini , sang pemilik pabrik berkata:
“Emas jenis terbaru ini kami berikan sebagai hadiah kepada Bapak”.
Lalu sang pejabat berkata:
“Oh, saya tidak bisa menerimanya. Nanti saya dikira menerima suap”.
“Kalau begitu saya jual seharga Rp.500,-” per gramnya.
Lalu sang pejabat berkata:
“Ok, kalau begitu saya beli sepuluh kilogram”.